Label

Jumat, 30 November 2018

muda ngerti urusan negara. Berpartisipasi, saling menginspirasi, dan memperbaiki!

setiap kebijakan politik di negara ini, erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari kita! Bahwa setiap praktek korupsi dana pendidikan berdampak panjang pada mental generasi baru sehingga tidak siap berkompetisi kelak. Bahwa regulasi yang dibuat karena pesanan pengusaha besar akan berujung pada matinya usaha-usaha kecil yang sebenarnya menjadi penopang ekonomi rakyat sehari-hari. Bahwa pikiran picik atas peraturan pendidikan akan membunuh cita-cita kita menjadi musisi atau atlet atau peneliti, karena dianggap tak punya masa depan. Jadi jangan membiarkan negara ini diurus oleh yang tak becus! Pengurus negara yang kami maksud tentu bukan hanya fungsi eksekutif seperti Presiden dan para menterinya. Tapi juga lembaga Yudikatif dan, terutama, lembaga legislatif: DPR pusat hingga daerah, yang sayangnya tidak pernah kita kenali siapa, dan lebih sering terdengar isu miringnya dibanding prestasinya! Di sini, kita bergerak sesuai aspirasi kita sendiri. Kita akan mengapreasiasi anak bangsa berprestasi yang sering luput dari perhatian penyelanggara negara. Kita akan menyalami, memeluk dan membanggakan gamers atau pembuat game yang membuat bangga negara. Kita ingin perempuan dijunjung selayaknya, bukan sekedar jadi istri kesekian dari anggota DPR berperut buncit. Kita ingin entrepreneur muda: pengusaha kopi lokal, pembuat kaos kaki wudhu, inovator digital, seniman cemerlang, mendapat dukungan semestinya.

Rabu, 03 Oktober 2018

Saatnya Yang Muda Berkarya

Tanjung Jabung Timur - Ingin menyuarakan aspirasi pemuda yang selama ini terabaikan, membuat arpah semakin mantap untuk maju sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Kab. Tanjung Jbung Timur. Dapil 2 dari Partai GERINDRA. Bahkan dengan tekad ingin menjadi bagian dari perubahan Indonesia, berbagai program telah dipersiapkan. Diantaranya bidang pendidikan maupun penyuluhan dan juga memberikan pelatihan dalam hal enterpreneurship bagi pemuda, serta memberikan motifasi untuk pemuda dan pelajar sebagai tolak ukur kepemimpinan di masa yang akan datang. “Saya ingin menjadi salah satu wakil pemuda. Paling tidak, aspirasi yang selama ini kurang didengar karena minimnya suara pemuda tidak akan terjadi lagi. Sehingga nantinya, aspirasi pemuda tadi bisa didengar, diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik dalam bentuk program-program yang pro pemuda,” ujar Arpah, panggilan akrabnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (03/10). Dijelaskan arpah, dengan tujuan utama yakni jadi bagian pembangunan Indonesia serta mensejahterakan masyarakat khususnya di Tanjabtimur perlu dibutuhkan konsep dan road map yang jelas. Yang juga tidak kalah penting adanya keterlibatan secara proaktif pemuda di dalamnya. “Seperti pidato Bung Karno, berikan saya 10 pemuda, maka saya akan menggetarkan dunia. Jadi dari sini kita bisa belajar, bahwa peran pemuda juga sangat penting dalam pembangunan yang berkelanjutan khususnya Sumsel,” bebernya. Selain itu, dengan maju dirinya dalam politik saat ini, bahwasanya ada pesan khusus yang diemban. Salahsatunya, bahwasanya politik itu tanpa mahar. Sebagaimana yang dilakukan oleh Partai GERINDRA dalam proses pencalegam tersebut. “Siapa bilang untuk berpolitik itu harus membayar mahar politik. Buktinya di Partai GERINDRA hal tersebut tidak ada sama sekali alias gratis dan tidak perlu membayar mahar,” terangnya. Dalam pencalonan ini arpah mempunyai semboyan yakni PRIMA (POTENSIAL, REVOLUSIONER, IKHLAS, MANDIRI DAN AMANAH) Melalui semboyan ini arpah berusaha untuk memberdayakan daerah yang mempunyai potensi-potensi di beberapa sektor baik di sektor, pertanian, perikanan, kebudayaan dan pendidikan serta kesehatan, pungkasnya. Di samping itu, dijelaskan Arpah, yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan semangat dan jiwa pemuda untuk terus maju dan berusaha serta jadi bagian penting dalam pembangunan, Insya Allah kedepan, saya bakal banyak mengadakan pelatihan atau penyuluhan tentang entrepreneurship, untuk membangun jiwa pemuda yang mau berusaha. Tidak hanya itu, bila di percaya menjadi wakil pemuda di kab. Tanjung Jabung Timur, saya juga akan memperjuangkan hak – hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, dan pendidikan terutama masyarakat menengah ke bawah. Ayo, berkerja bersama rakyat, untuk rakyat,”pungkasnya . (Afi)

Kamis, 27 September 2018

Ayo Check nama kita di DPT Pemilu 2019

Kepada sedulur kabeh, Nyak, Babeh, Encang, Encing, Mpok, Abang dan Adek seluruh warga provinsi jambi dan kabupaten kota yg telah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pemilu 2019, Ayo Check nama kita di DPT Pemilu 2019. Bagaimana cara ngechecknya? Datang ke kantor PPS terdekat atau klik : https://sidalih3.kpu.go.id Bgm jikq belum terdaftar? Dont worry, jangan khawatir dan jangan gusar. Segera bawa FC KTP dan KK ke Posko #GMHP Gerakan Melindungi Hak Pilih di kantor PPS atau PPK atau KPU Kab/Kota untuk didaftar. Kapan #GMHP berlangsung? Mulai 1 - 28 Oktober 2018. Ayo pastikan kita semua terdaftar di DPT.

Minggu, 16 September 2018

KALAHNYA,..!? KESAKTIAN AHLI SIHIR ISTANA JOKOWI Di hadapan MAHASISWA

KALAHNYA,..!? KESAKTIAN AHLI SIHIR ISTANA JOKOWI Di hadapan MAHASISWA Kisah Dua Mahasiswa Univ BUKIT THUR SINA yaitu Musa dan Harun ,melakukan Demo mimbar bebas didepan Istana Fir'aun, menyampaikan kritikannya atas Penyimpangan yg dilakukan oleh Rezim Fir'aun , Karena Fir'aun adalah Rezim anti kritik maka diperintahkanlah para ahli ahli sihir Istanya untuk menindaki Pasangan Musa dan Harun (SARUN) sebuah Pasangan Tanpa koalisi Partai Politik) kemudian kisah ini abadikan dalam Al -Qur'an, maaf krn saat itu aksi demo SARUN tidak satupun media yg meliput. lalu Allah SWT, berfirman kepada Musa : ,“Janganlah kamu takut ,sesungguhnya kamulah yang paling (menang). Lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir( belaka),dan tukang sihir itu tidak akan menang, dari mana saja ia datang.” (Thaha:68-69) Ketika, Jokowi dan ahli ahli sihirnya bekerja, agar Rakyat indonesia kagum dan takut kepadanya, sebagai bentuk kesuksesan dasain tipu daya maka para ahli sihir Jokowi berkomat kamit ,sambil melapaskan lantunan mantra mantra : "..Radikalissssssme, ...Makaaaaar, ...Innnnntoleransi, ...Teroooooris, ... Antiiiiiii Pancasila, ...Negara Islaaaaam, ...NKRI harga matiiiiiii, ...Aku Indonesiaaaaaaa..... habraaa kadabraaa...huuup huuup. Dengan mantra mantra ahli sihir ini,sehingga rakyat Indonesia banyak yang terhipnotis, terbuai, terlena, tertidur, Kagum, cemas, dan ketakutan terhadap rezim Jokowi untuk menyempurnakan sihir sihir itu, maka Jokowi beserta hulubalangnya turun melakukan operasi lapangan, seperti Blusukan, membubarkan organisasi yg menantangnya, menangkap tokoh tokoh atau ulama yg kritis terhadap sabdanya dengan teror hukum Belanda (KUHP), Mensortir 200 org Uztas yg layak berceramah, Mengurangi Voleme suara Adzan dan sampai pada aksi Motor (maaf bukan aksi genk Motor) Disaaat mantra mantra terus menerus komat kamit dibacakan oleh para ahli sihir Istana Jokowi , tiba2 datanglah Kaum Intelektual dan Mahasiswa , melemparkan tongkatnya , berupa pikiran kritis dan aksi aksi dijalan , dengan 3 kali bentakan : " Turunkan Jokowi " "Turunkan Jokowi" "Turunkan Jokowi" maka seketika Itu membuyarkan mantra mantra para ahli Sihir, sehingga rakyat mulai sadar atau pulih dari hipmotis ahli sihir, dalam kondisi seperti Itu, maka terlihat ada yang panik, ada yang melongo sambil bertanya Tanya di sekelilingnya apa yang terjadi, ada juga langsung pulih 100 % Tapi ada juga yang belum pulih betul dari hipnotis ini, dalam keadaan melongo dengan tatapan sorot mata yang kosong, mulutnya mengeluarkan kata kata kepada Gerakan Mahasiswa dengan lafaz :" Mahasiswa goblok, Probokator, demo bayaran, demo nasi bungkus" Para penghuni Istana pun Panik karena Gerakan Mahasiswa seluruh tanah air, telah mengepung istana...!? sebagai bentuk kemarahan atas kebijakan Istana yg lebih banyak diarahkan dan didiktekan oleh para BOS BOS UANG ,sehingga rakyat mengalami penderiatan himpitan ekonomi. Penghuni Istana tidak menyangka adanya Kekuatan gerakan Mahasiswa, sebagai kekuatan dan musuh baru yg mampu mengalahkan para ahli sihir Istana. karena selama ini,Penghuni Istana hanya sibuk mempersiapkan segala amunisi, Logistik dan personil tempur untuk menghadapi Prabowo Sandi di medan laga 2019 nanti. Pada situasi Penuh siap tempur berhadapan dengan pasukan Prabowo Sandi, tiba tiba Istana terkepung oleh Kelompok Musa dan Harun yaitu kaum Intelektual dan Mahasiswa, sehingga dikerahkanlah pasukan hulubalangnya untuk menghadapi Gerakan Mahasiswa yg mereka kira Pasukan Prabowo Sandi, sambil teriak teriak : " maju...! pasukan kardus menyerang, pasukan kardus bergerak , Pasukan kardus mengepung" Sampai disini penghuni dan hulubalang Istana bertempur, karena yg ada dalam kepalanya mereka pikir lawan yg dihadapi sekarang adalah Pasukan Prabowo atau aliansinya...!dan atau pasukan Mahasiswa bayaran dan pasukan nasi bungkus,.... sampai disini aku fahami bahwa alangkah miskinnya Pemikir cerdas didalam penghuni Istana.sehingga tidak mampu lagi membedakan yg mana gerakan Intelektual dan Moral Yg dilakoni oleh Mahasiswa dan yang mana gerakan Politik Kekuasaan yang perankan oleh Koalisi Partai Pengusung Paslon Pilpres PRABOWO SANDI dan yg dilakoni oleh Koalisi Partai pengusung Paslon Pilpres JOKOWI AMIN , yang tentu saja bertujuan merebut Kekuasaan JABATAN dan UANG Gerakan Intelktual dan Moral yang didemontstrasikan oleh Mahasiswa ini, membuat para ahli sihir Istana, Pendeta istana, Ulama Istana sampai ke hulubalang istana ,mengalami kepanikan ,atau sochk perubahan (Istilah Alvin Tofler) Perlu kita ketahui bersama bahwa Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Intelektual dan Moral, gerakan ini tidak ada Korelasinya Dengan kekuatan Elektabilitas dan kekuatan Modal alias Fulus, gerakan intelektual Mahasiswa adalah keseriusanya untuk memproduksi pikiran pikiran yang cerdas dan kritis serta solutif guna menyelesaikan persoalan yang ada pada masyarakatnya.Selain itu gerakan inteletual juga bercirikan pada upaya menjadikan gagasan tersebut sebagai landasan dalam melakukan aktivitasnya atau aksi aksi dijalanan sebagai "Sang Bintang Lapangan" Gerakan moral Mahasiswa (moral force) biasanya dipersepsikan sebagai sebuah gerakan yang memihak pada nilai-nilai moral universal, yakni nilai kebenaran, keadilan, demokratisasi, hak asasi manusia, dan keberpihakannya Yg tegas terhadap penderitaan Rakyat yg dialami Bangsanya. Mereka Gerakan Mahasiswa ,bukanlah gerakan Politik Kekusaan ,yang selama ini dilakukan oleh Partai partai Politik dan organisasi sayapnya, yg dengan tentu bertujuan untuk mengejar kekuasaan jabatan dan Uang lewat caleg Pemilu dan Pilpres 2019 Sampai disini semoga kita dapat memahami dan membedakan yg mana Gerakan Mahasiswa dan yang mana gerakan Partai Politik. Selanjutnya.... Mari semua elemen Rakyat , bersatu memberikan dukungan kepada adik adik kita ,anak anak kita dan teman teman Mahasiswa terhadap perjuangan Gerakan Intelektual dan Moral yg diperankannya..!! demi percepatan terwujudnya Cita cita Bangsa dan akhirnya "...Jangan menunggu untuk semua orang bersepakat dalam memperjuangkan Nilai Kebenaran dan Keadilan, karena itu tidak akan pernah terjadi.." (Ulama besar dan Agung Murthada Muthahari) Astagafirullah.....! Silahkan diSyaree ,jika dianggap perlu #AndiRidwanBataraGuru#