Label

Rabu, 03 Oktober 2018

Saatnya Yang Muda Berkarya

Tanjung Jabung Timur - Ingin menyuarakan aspirasi pemuda yang selama ini terabaikan, membuat arpah semakin mantap untuk maju sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Kab. Tanjung Jbung Timur. Dapil 2 dari Partai GERINDRA. Bahkan dengan tekad ingin menjadi bagian dari perubahan Indonesia, berbagai program telah dipersiapkan. Diantaranya bidang pendidikan maupun penyuluhan dan juga memberikan pelatihan dalam hal enterpreneurship bagi pemuda, serta memberikan motifasi untuk pemuda dan pelajar sebagai tolak ukur kepemimpinan di masa yang akan datang. “Saya ingin menjadi salah satu wakil pemuda. Paling tidak, aspirasi yang selama ini kurang didengar karena minimnya suara pemuda tidak akan terjadi lagi. Sehingga nantinya, aspirasi pemuda tadi bisa didengar, diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik dalam bentuk program-program yang pro pemuda,” ujar Arpah, panggilan akrabnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (03/10). Dijelaskan arpah, dengan tujuan utama yakni jadi bagian pembangunan Indonesia serta mensejahterakan masyarakat khususnya di Tanjabtimur perlu dibutuhkan konsep dan road map yang jelas. Yang juga tidak kalah penting adanya keterlibatan secara proaktif pemuda di dalamnya. “Seperti pidato Bung Karno, berikan saya 10 pemuda, maka saya akan menggetarkan dunia. Jadi dari sini kita bisa belajar, bahwa peran pemuda juga sangat penting dalam pembangunan yang berkelanjutan khususnya Sumsel,” bebernya. Selain itu, dengan maju dirinya dalam politik saat ini, bahwasanya ada pesan khusus yang diemban. Salahsatunya, bahwasanya politik itu tanpa mahar. Sebagaimana yang dilakukan oleh Partai GERINDRA dalam proses pencalegam tersebut. “Siapa bilang untuk berpolitik itu harus membayar mahar politik. Buktinya di Partai GERINDRA hal tersebut tidak ada sama sekali alias gratis dan tidak perlu membayar mahar,” terangnya. Dalam pencalonan ini arpah mempunyai semboyan yakni PRIMA (POTENSIAL, REVOLUSIONER, IKHLAS, MANDIRI DAN AMANAH) Melalui semboyan ini arpah berusaha untuk memberdayakan daerah yang mempunyai potensi-potensi di beberapa sektor baik di sektor, pertanian, perikanan, kebudayaan dan pendidikan serta kesehatan, pungkasnya. Di samping itu, dijelaskan Arpah, yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan semangat dan jiwa pemuda untuk terus maju dan berusaha serta jadi bagian penting dalam pembangunan, Insya Allah kedepan, saya bakal banyak mengadakan pelatihan atau penyuluhan tentang entrepreneurship, untuk membangun jiwa pemuda yang mau berusaha. Tidak hanya itu, bila di percaya menjadi wakil pemuda di kab. Tanjung Jabung Timur, saya juga akan memperjuangkan hak – hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, dan pendidikan terutama masyarakat menengah ke bawah. Ayo, berkerja bersama rakyat, untuk rakyat,”pungkasnya . (Afi)

Kamis, 27 September 2018

Ayo Check nama kita di DPT Pemilu 2019

Kepada sedulur kabeh, Nyak, Babeh, Encang, Encing, Mpok, Abang dan Adek seluruh warga provinsi jambi dan kabupaten kota yg telah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pemilu 2019, Ayo Check nama kita di DPT Pemilu 2019. Bagaimana cara ngechecknya? Datang ke kantor PPS terdekat atau klik : https://sidalih3.kpu.go.id Bgm jikq belum terdaftar? Dont worry, jangan khawatir dan jangan gusar. Segera bawa FC KTP dan KK ke Posko #GMHP Gerakan Melindungi Hak Pilih di kantor PPS atau PPK atau KPU Kab/Kota untuk didaftar. Kapan #GMHP berlangsung? Mulai 1 - 28 Oktober 2018. Ayo pastikan kita semua terdaftar di DPT.

Minggu, 16 September 2018

KALAHNYA,..!? KESAKTIAN AHLI SIHIR ISTANA JOKOWI Di hadapan MAHASISWA

KALAHNYA,..!? KESAKTIAN AHLI SIHIR ISTANA JOKOWI Di hadapan MAHASISWA Kisah Dua Mahasiswa Univ BUKIT THUR SINA yaitu Musa dan Harun ,melakukan Demo mimbar bebas didepan Istana Fir'aun, menyampaikan kritikannya atas Penyimpangan yg dilakukan oleh Rezim Fir'aun , Karena Fir'aun adalah Rezim anti kritik maka diperintahkanlah para ahli ahli sihir Istanya untuk menindaki Pasangan Musa dan Harun (SARUN) sebuah Pasangan Tanpa koalisi Partai Politik) kemudian kisah ini abadikan dalam Al -Qur'an, maaf krn saat itu aksi demo SARUN tidak satupun media yg meliput. lalu Allah SWT, berfirman kepada Musa : ,“Janganlah kamu takut ,sesungguhnya kamulah yang paling (menang). Lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir( belaka),dan tukang sihir itu tidak akan menang, dari mana saja ia datang.” (Thaha:68-69) Ketika, Jokowi dan ahli ahli sihirnya bekerja, agar Rakyat indonesia kagum dan takut kepadanya, sebagai bentuk kesuksesan dasain tipu daya maka para ahli sihir Jokowi berkomat kamit ,sambil melapaskan lantunan mantra mantra : "..Radikalissssssme, ...Makaaaaar, ...Innnnntoleransi, ...Teroooooris, ... Antiiiiiii Pancasila, ...Negara Islaaaaam, ...NKRI harga matiiiiiii, ...Aku Indonesiaaaaaaa..... habraaa kadabraaa...huuup huuup. Dengan mantra mantra ahli sihir ini,sehingga rakyat Indonesia banyak yang terhipnotis, terbuai, terlena, tertidur, Kagum, cemas, dan ketakutan terhadap rezim Jokowi untuk menyempurnakan sihir sihir itu, maka Jokowi beserta hulubalangnya turun melakukan operasi lapangan, seperti Blusukan, membubarkan organisasi yg menantangnya, menangkap tokoh tokoh atau ulama yg kritis terhadap sabdanya dengan teror hukum Belanda (KUHP), Mensortir 200 org Uztas yg layak berceramah, Mengurangi Voleme suara Adzan dan sampai pada aksi Motor (maaf bukan aksi genk Motor) Disaaat mantra mantra terus menerus komat kamit dibacakan oleh para ahli sihir Istana Jokowi , tiba2 datanglah Kaum Intelektual dan Mahasiswa , melemparkan tongkatnya , berupa pikiran kritis dan aksi aksi dijalan , dengan 3 kali bentakan : " Turunkan Jokowi " "Turunkan Jokowi" "Turunkan Jokowi" maka seketika Itu membuyarkan mantra mantra para ahli Sihir, sehingga rakyat mulai sadar atau pulih dari hipmotis ahli sihir, dalam kondisi seperti Itu, maka terlihat ada yang panik, ada yang melongo sambil bertanya Tanya di sekelilingnya apa yang terjadi, ada juga langsung pulih 100 % Tapi ada juga yang belum pulih betul dari hipnotis ini, dalam keadaan melongo dengan tatapan sorot mata yang kosong, mulutnya mengeluarkan kata kata kepada Gerakan Mahasiswa dengan lafaz :" Mahasiswa goblok, Probokator, demo bayaran, demo nasi bungkus" Para penghuni Istana pun Panik karena Gerakan Mahasiswa seluruh tanah air, telah mengepung istana...!? sebagai bentuk kemarahan atas kebijakan Istana yg lebih banyak diarahkan dan didiktekan oleh para BOS BOS UANG ,sehingga rakyat mengalami penderiatan himpitan ekonomi. Penghuni Istana tidak menyangka adanya Kekuatan gerakan Mahasiswa, sebagai kekuatan dan musuh baru yg mampu mengalahkan para ahli sihir Istana. karena selama ini,Penghuni Istana hanya sibuk mempersiapkan segala amunisi, Logistik dan personil tempur untuk menghadapi Prabowo Sandi di medan laga 2019 nanti. Pada situasi Penuh siap tempur berhadapan dengan pasukan Prabowo Sandi, tiba tiba Istana terkepung oleh Kelompok Musa dan Harun yaitu kaum Intelektual dan Mahasiswa, sehingga dikerahkanlah pasukan hulubalangnya untuk menghadapi Gerakan Mahasiswa yg mereka kira Pasukan Prabowo Sandi, sambil teriak teriak : " maju...! pasukan kardus menyerang, pasukan kardus bergerak , Pasukan kardus mengepung" Sampai disini penghuni dan hulubalang Istana bertempur, karena yg ada dalam kepalanya mereka pikir lawan yg dihadapi sekarang adalah Pasukan Prabowo atau aliansinya...!dan atau pasukan Mahasiswa bayaran dan pasukan nasi bungkus,.... sampai disini aku fahami bahwa alangkah miskinnya Pemikir cerdas didalam penghuni Istana.sehingga tidak mampu lagi membedakan yg mana gerakan Intelektual dan Moral Yg dilakoni oleh Mahasiswa dan yang mana gerakan Politik Kekuasaan yang perankan oleh Koalisi Partai Pengusung Paslon Pilpres PRABOWO SANDI dan yg dilakoni oleh Koalisi Partai pengusung Paslon Pilpres JOKOWI AMIN , yang tentu saja bertujuan merebut Kekuasaan JABATAN dan UANG Gerakan Intelktual dan Moral yang didemontstrasikan oleh Mahasiswa ini, membuat para ahli sihir Istana, Pendeta istana, Ulama Istana sampai ke hulubalang istana ,mengalami kepanikan ,atau sochk perubahan (Istilah Alvin Tofler) Perlu kita ketahui bersama bahwa Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Intelektual dan Moral, gerakan ini tidak ada Korelasinya Dengan kekuatan Elektabilitas dan kekuatan Modal alias Fulus, gerakan intelektual Mahasiswa adalah keseriusanya untuk memproduksi pikiran pikiran yang cerdas dan kritis serta solutif guna menyelesaikan persoalan yang ada pada masyarakatnya.Selain itu gerakan inteletual juga bercirikan pada upaya menjadikan gagasan tersebut sebagai landasan dalam melakukan aktivitasnya atau aksi aksi dijalanan sebagai "Sang Bintang Lapangan" Gerakan moral Mahasiswa (moral force) biasanya dipersepsikan sebagai sebuah gerakan yang memihak pada nilai-nilai moral universal, yakni nilai kebenaran, keadilan, demokratisasi, hak asasi manusia, dan keberpihakannya Yg tegas terhadap penderitaan Rakyat yg dialami Bangsanya. Mereka Gerakan Mahasiswa ,bukanlah gerakan Politik Kekusaan ,yang selama ini dilakukan oleh Partai partai Politik dan organisasi sayapnya, yg dengan tentu bertujuan untuk mengejar kekuasaan jabatan dan Uang lewat caleg Pemilu dan Pilpres 2019 Sampai disini semoga kita dapat memahami dan membedakan yg mana Gerakan Mahasiswa dan yang mana gerakan Partai Politik. Selanjutnya.... Mari semua elemen Rakyat , bersatu memberikan dukungan kepada adik adik kita ,anak anak kita dan teman teman Mahasiswa terhadap perjuangan Gerakan Intelektual dan Moral yg diperankannya..!! demi percepatan terwujudnya Cita cita Bangsa dan akhirnya "...Jangan menunggu untuk semua orang bersepakat dalam memperjuangkan Nilai Kebenaran dan Keadilan, karena itu tidak akan pernah terjadi.." (Ulama besar dan Agung Murthada Muthahari) Astagafirullah.....! Silahkan diSyaree ,jika dianggap perlu #AndiRidwanBataraGuru#

Senin, 25 Juli 2016

Mahasiswa baru Wajib Baca Arpahdaeng7@gmail.com

5 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebagai Mahasiswa Baru Senin, 25 juli 2016 | 20:00 WIB Indonesia Kita Ilustrasi Mahasiswa Baru Mulai menjadi mahasiswa artinya kamu siap memasuki fase kehidupan yang baru. Perubahan yang paling mudah terlihat dengan menjadi mahasiswa adalah kamu tak perlu lagi memakai seragam yang ditetapkan oleh sekolah. Namun, lebih dari itu, kehidupan menjadi mahasiswa memiliki perbedaan yang jauh lebih banyak dibandingkan kehidupan siswa sekolah. Nah, sebelum menyandang statusmu sebagai mahasiswa baru, simak lima hal yang harus kamu persiapkan sebagai mahasiswa baru berikut ini! 1. Tempat untuk ditinggali selama kuliah Bila rumahmu masih terbilang dekat dari kampus, rasa-rasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, bagaimana jika rumahmu sangat jauh dari kampus dan bahkan berada di kota yang berbeda? Tentu kamu harus tinggal sementara di kos selama masa kuliahmu berjalan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih tempat kos adalah jarak yang tidak terlalu jauh dari kampus. Akan lebih baik bila kamu bisa berjalan kaki menuju kampus. Selain memberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan sekitar, badan kamu akan semakin sehat dengan kebiasaan berjalan kaki yang dilakukan. Kemudian, suasana yang aman. Pasalnya, tak sedikit kasus pencurian terjadi di rumah kos. Selanjutnya, hal yang perlu dipertimbangkan adalah kemudahan membeli berbagai kebutuhan. 2. Pemahaman sistem pembelajaran yang berbeda Masuk ke dunia kuliah, kamu akan mendapati sistem pembelajaran yang sangat berbeda dengan di dunia sekolah. Di sekolah, kamu akan mengikuti pelajaran sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Namun, di perguruan tinggi, kamu akan merasakan menentukan sendiri mata kuliah yang akan diambil dengan Sistem Kredit Semester (SKS). Jam perkuliahan milikmu dan teman sejurusanmu bisa saja berbeda karena kalian mengambil mata kuliah yang berbeda. Selain SKS ini, kamu juga perlu memahami sistem penilaian yang berbeda di dunia kuliah, yakni Indeks Prrestasi Kumulatif (IPK). 3. Cara belajar yang berbeda Dengan sistem pembelajaran yang mandiri, pastinya kamu juga tertuntut untuk aktif belajar sendiri. Kebiasaan buruk dengan tidak mencatat pelajaran di kelas, sudah saatnya kamu buang jauh-jauh. Sebab, kamu akan sangat tertinggal jika tidak berusaha mencatat materi kuliah sendiri di kelas. Di samping itu, kamu juga harus aktif untuk belajar sendiri di luar jam perkuliahan. Pengetahuan yang kamu dapat dari membaca banyak buku dan karya ilmiah, akan memudahkan kamu membuat tugas yang sempurna dan mengerjakan ujian. 4. Keinginan membangun sosialisasi yang baik Lingkungan kampus membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk menjalin pertemanan dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Aktif bersosialisasi melalui kepanitiaan dan organisasi dapat dipastikan akan membawa banyak hal baru yang tak kamu dapat di ruang kelas. Bahkan, bukan tak mungkin, pertemanan barumu akan memudahkan kamu mendapat pekerjaan setelah lulus nantinya. 5. Mental yang kuat Setelah semua sudah kamu persiapkan, mental kuat adalah persiapan yang tak kalah pentingnya. Menjalani kehidupan selayaknya orang-orang dewasa yang dirasa sulit dan menghadapi materi kuliah yang sukar dipahami tidak seharusnya menjadikan mentalmu lemah. Merasa putus asa dan menyerah sampai-sampai tak mau melanjutkan kuliah bukanlah jalan pintas untuk mencapai cita-citamu. Untuk itu, buatlah target yang ingin kamu capai dalam menggapai cita-citamu. Bila perlu, tuliskan di selembar kertas dan pajang di kamar agar kamu selalu termotivasi ketika mentalmu sedang jatuh.
5 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebagai Mahasiswa Baru Minggu, 17 Mei 2015 | 20:00 WIB Indonesia Kita Akun Selasar yang fokus membahas seluk-beluk ke-Indonesia-an Ilustrasi Mahasiswa Baru (setforcollege.com) Tweet Bagikan Mulai menjadi mahasiswa artinya kamu siap memasuki fase kehidupan yang baru. Perubahan yang paling mudah terlihat dengan menjadi mahasiswa adalah kamu tak perlu lagi memakai seragam yang ditetapkan oleh sekolah. Namun, lebih dari itu, kehidupan menjadi mahasiswa memiliki perbedaan yang jauh lebih banyak dibandingkan kehidupan siswa sekolah. Nah, sebelum menyandang statusmu sebagai mahasiswa baru, simak lima hal yang harus kamu persiapkan sebagai mahasiswa baru berikut ini! 1. Tempat untuk ditinggali selama kuliah Bila rumahmu masih terbilang dekat dari kampus, rasa-rasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, bagaimana jika rumahmu sangat jauh dari kampus dan bahkan berada di kota yang berbeda? Tentu kamu harus tinggal sementara di kos selama masa kuliahmu berjalan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih tempat kos adalah jarak yang tidak terlalu jauh dari kampus. Akan lebih baik bila kamu bisa berjalan kaki menuju kampus. Selain memberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan sekitar, badan kamu akan semakin sehat dengan kebiasaan berjalan kaki yang dilakukan. Kemudian, suasana yang aman. Pasalnya, tak sedikit kasus pencurian terjadi di rumah kos. Selanjutnya, hal yang perlu dipertimbangkan adalah kemudahan membeli berbagai kebutuhan. 2. Pemahaman sistem pembelajaran yang berbeda Masuk ke dunia kuliah, kamu akan mendapati sistem pembelajaran yang sangat berbeda dengan di dunia sekolah. Di sekolah, kamu akan mengikuti pelajaran sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Namun, di perguruan tinggi, kamu akan merasakan menentukan sendiri mata kuliah yang akan diambil dengan Sistem Kredit Semester (SKS). Jam perkuliahan milikmu dan teman sejurusanmu bisa saja berbeda karena kalian mengambil mata kuliah yang berbeda. Selain SKS ini, kamu juga perlu memahami sistem penilaian yang berbeda di dunia kuliah, yakni Indeks Prrestasi Kumulatif (IPK). 3. Cara belajar yang berbeda Dengan sistem pembelajaran yang mandiri, pastinya kamu juga tertuntut untuk aktif belajar sendiri. Kebiasaan buruk dengan tidak mencatat pelajaran di kelas, sudah saatnya kamu buang jauh-jauh. Sebab, kamu akan sangat tertinggal jika tidak berusaha mencatat materi kuliah sendiri di kelas. Di samping itu, kamu juga harus aktif untuk belajar sendiri di luar jam perkuliahan. Pengetahuan yang kamu dapat dari membaca banyak buku dan karya ilmiah, akan memudahkan kamu membuat tugas yang sempurna dan mengerjakan ujian. 4. Keinginan membangun sosialisasi yang baik Lingkungan kampus membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk menjalin pertemanan dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Aktif bersosialisasi melalui kepanitiaan dan organisasi dapat dipastikan akan membawa banyak hal baru yang tak kamu dapat di ruang kelas. Bahkan, bukan tak mungkin, pertemanan barumu akan memudahkan kamu mendapat pekerjaan setelah lulus nantinya. 5. Mental yang kuat Setelah semua sudah kamu persiapkan, mental kuat adalah persiapan yang tak kalah pentingnya. Menjalani kehidupan selayaknya orang-orang dewasa yang dirasa sulit dan menghadapi materi kuliah yang sukar dipahami tidak seharusnya menjadikan mentalmu lemah. Merasa putus asa dan menyerah sampai-sampai tak mau melanjutkan kuliah bukanlah jalan pintas untuk mencapai cita-citamu. Untuk itu, buatlah target yang ingin kamu capai dalam menggapai cita-citamu. Bila perlu, tuliskan di selembar kertas dan pajang di kamar agar kamu selalu termotivasi ketika mentalmu sedang jatuh.

Minggu, 26 Juni 2016

TRANSPARANSI KEPEMIMPINAN ATAU KETERBUKAAN SEORANG PEMIMPIN DALAM BERKOMUNIKASI ATAU MENJALIN HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT AKAN MENCIPTAKAN KINERJA KEPEMIMPINAN YANG EFISIEN.

Transparansi adalah keterbukaan atas semua tindakan dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Transparan di bidang pemerintahan berarti adanya keterbukaan antara pemimpin dan anggota/ bawahan dalammenjalankan suatu kepemerintahan. Prinsip transparansi menciptakan kepercayaan timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai, Istilah transparansi dalam bentuk konteks kepemerintahan, sangatlah jelas yaitu keterbukaan apa adanya, tidak bohong, jujur dan terbuka terhadap publik tentang apa yang dikerjakan oleh lembaga tersebut, dimana data yang dilaporkan lembaga pemerintah mencermikan realitas yang sebenarnya dan setiap perubahan harus diungkapkan secara sebenarnya dan dengan segera kepada semua pihak yang terkait (stakeholders).
Saat ini Indonesia sedang mengalami krisis sosial dan krisis multidimensi. Hal ini dikarenakan banyak pemimpin yang tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang ada, dan justru semakin memperburuk keadaan. Oleh karenanya pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang jujur, amanah, dan berintegritas sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia saat ini. Untuk menciptakan kepemimpinan yang jujur(transparan) perlu diadakannya Latihan Kepemimpinan (LK) untuk setiap calon pemimpin yang akan datang, kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mencetak pemimpin tetapi untuk mendidik pemimpin, dikarenakan pada diri setiap orang sejatinya adalah pemimpin. Dalam membangun karakter kepemimpinan di masyarakat perlu diawali dari membangun nilai-nilai spiritualitas dalam bentuk kejujuran, amanah, saling menghormati, saling mencintai sesama, melayani dan mencari keharmonisan. Sehingga dengan demikian akan melahirkan jiwa pemimpin yang berintegritas dan tegas. “Pemimpin yang berani, kreatif, dan percaya diri mampu menjadi role model solusi permasalahan bangsa.”
Seseorang yang memiliki karakter jujur akan membuat orang lain hormat dan simpati kepada kita. Hal ini juga berlaku bagi para pemimpin. Untuk menjadi seorang pemimpin, kita hanya perlu memiliki karakteristik yang membuat kita dipercaya dan dihormati. Kejujuran adalah kunci utama sehingga setiap orang akan menaruh rasa hormat dan kepercayaan yang kemudian akan melahirkan rasa senang secara pribadi pada orang-orang yang kita pimpin sehingga akan menciptakan kinerja kepemimpinan/ kepemerintahan yang efisien.